Evaluasi Daya Dukung Tanah Dasar Jalan Poros Neto Kampung Ivimahad
Keywords:
Tanah dasar, CBR laboratorium, DCPAbstract
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapanya yang diperuntukan bagi lalu lintas kendaraan. Jalan yang rusak dapat menyebabkan kecelakaan, ketidaknyamanan para pengemudi, keamanan, dan meningkatkan biaya operasional kendaraan. Selain itu jalan yang rusak juga sangat berdampak pada bertambanya waktu tempuh. Jenis-jenis kerusakan jalan cukup banyak, salah satu yang umum terjadi yaitu retak. Pada penelitian ini jalan yang menjadi objek pada penelitian ini ialah jalan Neto. Jalan Neto merupakan akses penghubung ke beberapa distrik yang ada di Merauke yang melayani mobilisasi masyarakat. Perjalanan masyarakat cukup terganggu akibat kerusakan yang terjadi di jalan Neto yang berupa retak memanjang dan penurunan. Penulis menduga penyebab kerusakan jalan Neto ialah daya dukung tanah yang kurang baik. Parameter yang paling umum dipakai dalam menilai daya dukung tanah untuk perkerasan jalan adalah nilai California Bearing Ratio (CBR) yang dapat diperoleh baik melalui uji CBR laboratorium atau uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP) langsung dilapangan. Dalam penelitian ini akan dievaluasi bagaimana aplikasi dari kedua metode ini untuk menilai daya dukung tanah dasar. Berdasarkan uji sifat mekanis tanah menggukan DCP pada titik 1 sampai 4 didapatkan nilai CBR 11,23%, 14,44%, 13,61%, dan 11,06%. Kemudian CBR laboratorium pada titik 1 sampai 4 didapatkan nilai CBR 7,05%, 9,66%, 10,10%, dan 6,64%. Nilai CBR dari kedua pengujian tersebut lebih tinggi dari standar nilai CBR untuk jalan dimana nilai CBR untuk jalan ialah 6%.