Kinerja Auditor Inspektorat Pemerintah Provinsi Papua Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja auditor serta faktor-faktor yang memengaruhi kinerja auditor pada Inspektorat Provinsi Papua Selatan. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan oleh tantangan yang dihadapi daerah otonomi baru, antara lain keterbatasan jumlah auditor, kompetensi yang belum merata, beban kerja tinggi, kompleksitas objek pemeriksaan, kondisi geografis, dan keterbatasan pengembangan sumber daya manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan, auditor, dan perangkat daerah yang menjadi objek pemeriksaan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja auditor secara umum berada pada kategori baik pada enam dimensi, yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efisiensi biaya, kemandirian kerja, dan interaksi interpersonal. Namun, kinerja belum sepenuhnya optimal. Lima faktor utama yang memengaruhi kinerja adalah kompetensi, motivasi, kepemimpinan, lingkungan kerja, dan sistem kerja. Penelitian menghasilkan model kinerja auditor berbasis penguatan kapasitas organisasi yang mengintegrasikan enam dimensi kinerja dan lima faktor pengaruh.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Franky Malau, Syahruddin, Fitriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
This license allows others to share, copy, redistribute, adapt, and build upon the material for any purpose, even commercially, as long as appropriate credit is given to the original author(s) and the source.
Authors retain copyright of their work. By submitting their manuscript, authors grant the journal the right of first publication.










