Strategi Peningkatan Kapabilitas APIP Menuju Level 3 pada Inspektorat Papua Selatan
Abstract
Tujuan menganalisis strategi pencapaian penilaian mandiri kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada Kantor Inspektorat Provinsi Papua Selatan dalam upaya mencapai Level 3 kapabilitas APIP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap pimpinan Inspektorat, auditor, pejabat perangkat daerah, observasi, dan telaah dokumen yang meliputi Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT), Rencana Strategis, laporan hasil pengawasan, serta dokumen penilaian kapabilitas APIP. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan kapabilitas APIP telah diarahkan pada penguatan enam elemen Internal Audit Capability Model (IA-CM), yaitu peran dan layanan pengawasan, pengelolaan sumber daya manusia, praktik profesional, akuntabilitas dan manajemen kinerja, budaya organisasi dan hubungan kelembagaan, serta struktur tata kelola. Meskipun berbagai program penguatan telah dilaksanakan, implementasinya belum optimal karena masih terdapat keterbatasan jumlah auditor bersertifikat, kompetensi yang belum merata, keterbatasan anggaran, belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi, serta koordinasi lintas perangkat daerah yang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencapaian Level 3 APIP memerlukan komitmen pimpinan daerah, penguatan kapasitas auditor secara berkelanjutan, peningkatan dukungan anggaran, serta pengembangan sistem pengawasan berbasis risiko sebagai strategi utama dalam meningkatkan efektivitas pengawasan intern pemerintah daerah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juliana Soumokil, Alexander P. Tjilen, Edoardus E. Maturbongs

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
All articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
This license allows others to share, copy, redistribute, adapt, and build upon the material for any purpose, even commercially, as long as appropriate credit is given to the original author(s) and the source.
Authors retain copyright of their work. By submitting their manuscript, authors grant the journal the right of first publication.










