IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI DISTRIK MANDOBO KABUPATEN BOVEN DIGOEL PROVINSI PAPUA SELATAN

Authors

  • Cornelia Evelin Cabui Universitas Musamus
  • Evelince Merasi Universitas Musamus

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program keluarga berencana di Distrik Mandobo Kabupaten Boven Digoel. Program keluarga berencana merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengendalian angka kelahiran dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanan keluarga. Implementasi Program Keluarga Berencana di Distrik Mandobo menghadapi berbagai tantangan sosila-budaya.

Program Keluarga Berencana di masa depan sangat bersifat holistic dan integratif menggabungkan layanan Kesehatan reproduksi, Pendidikan keluarga, pemberdayaan ekonomi serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti remaja, penyandang disabilitas dan masyarakat di wilayah terpencil. Pendekatan keluarga Berencana lebih bersifat partisipatif dan berbasis komunitas dimana masyarakat tidak hanya menjadi sasaran tetapi juga actor utama dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan keluarga berencana. Peran laki-laki adalah bentuk kesetaraan gender dalam pengambilan keputusan keluarga. Tulisan ini akan membahas bagaimana Implemntasi Program Keluarga Berencana, sebagai suatu program yang bertujuan untuk membantu keluarga dalam mengatur kelahiran anak, jarak kehamilan serta jumlah anak yang diinginkan demi mencapai kehidupan keluarga yang sehat sejahterah dan berkualitas. Program keluarga berencana tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi tetapi juga mencakup aspek Pendidikan konseling dan pelayanan Kesehatan reproduksi yang dijalankan oleh BKKBN ( Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional).

Downloads

Published

04-05-2025

How to Cite

Cabui, C. E., & Merasi, E. (2025). IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI DISTRIK MANDOBO KABUPATEN BOVEN DIGOEL PROVINSI PAPUA SELATAN. Journal Of Political and Development Issue, 1(2), 45–52. Retrieved from https://journal.papsel.org/index.php/JPD/article/view/129