MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KOMODITAS LOKAL: Studi Pelatihan Pengolahan Singkong Menjadi Tepung Tapioka di Kampung Sipias Distrik Eligobel

Authors

  • Erwin Nugraha Purnama Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus
  • Dapot Pardamean Saragih Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Musamus
  • Andri Irawan Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Musamus
  • Hubertus Oja Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Musamus
  • Wa Ode Sitti Mardiana Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Musamus

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Singkong, Tepung tapioka, Teknologi tepat guna

Abstract

Community empowerment based on the utilization of local commodities is a strategic approach to improving economic welfare in rural areas. Sipias Village possesses abundant cassava resources; however, its use remains limited to household consumption and raw sales with low economic value. This community service activity aims to enhance the community’s skills in processing cassava into tapioca flour through training, mentoring, and the application of appropriate technology. The method employed was a participatory approach involving field observation, production process demonstrations, and joint evaluations. The results indicate a significant increase in the community’s knowledge and skills, the emergence of initiatives to form small home-based enterprises, and the adoption of a simple pressing tool that effectively improves production efficiency. This program demonstrates a model of community empowerment based on local commodities that can enhance the added value of agricultural products and strengthen household economic resilience in Sipias Village.

Keywords: community empowerment, cassava, tapioca flour, appropriate technology

References

Batubara, A., Nuraini, S., & Rahmadani, D. (2024). Peningkatan nilai tambah komoditas singkong melalui inovasi produk olahan berbasis teknologi tepat guna. Jurnal Pengabdian Masyarakat Agribisnis, 6(1), 45–56.

Dina, N., Hermawan, F., & Widyastuti, R. (2023). Pelatihan pembuatan tepung mocaf melalui program KKN-T untuk peningkatan keterampilan masyarakat Cirebon. Jurnal Pemberdayaan Desa, 4(2), 112–120.

Fuzani, R., & Kaseka, J. (2023). Pemanfaatan teknologi tepat guna dalam pengolahan singkong untuk peningkatan usaha mikro masyarakat desa. Jurnal Abdi Teknologi Nusantara, 2(3), 134–142.

Juwandi, D., Sari, L. P., & Mulyadi, A. (2021). Optimalisasi komoditas singkong dalam penguatan ketahanan pangan dan ekonomi kreatif desa. Jurnal Sosial Humaniora dan Pembangunan, 5(4), 250–260.

Mawardi, A., Yohanis, E., & Tabuni, R. (2023). Pelatihan teknologi tepat guna dalam pengolahan tepung singkong sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat Papua. Jurnal Pengabdian Papua, 1(2), 67–78.

Nurhayati, S. (2022). Inovasi produk olahan singkong sebagai komoditas unggulan desa. Jurnal Agroindustri dan Pemberdayaan, 3(1), 22–30.

Sukrin, M., Abdullah, S., & Latif, A. (2023). Diversifikasi olahan singkong untuk peningkatan pendapatan keluarga melalui program pelatihan dan pendampingan usaha. Jurnal Ekonomi Desa dan Pemberdayaan, 7(1), 89–98.

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Purnama, E. N., Dapot Pardamean Saragih, Andri Irawan, Hubertus Oja, & Wa Ode Sitti Mardiana. (2025). MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KOMODITAS LOKAL: Studi Pelatihan Pengolahan Singkong Menjadi Tepung Tapioka di Kampung Sipias Distrik Eligobel. Jurnal Pengabdian Dan Inovasi, 2(02), 81–86. Retrieved from https://journal.papsel.org/index.php/JPI/article/view/221