Integrasi Capacity Building dan Digitalisasi dalam Pengembangan Wisata Berbasis Komunitas di Pulau Sapomi, Kabupaten Biak Numfor

Authors

  • Imelda Cornelia Mansnembra Universitas Terbuka, Indonesia
  • Aldisa Arifudin Universitas Musamus, Indonesia
  • Milcha Handayani Tammubua Universitas Terbuka, Indonesia
  • Muhammad Awal Universitas Musamus, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63185/bakti.v1i2.252

Keywords:

Pokdarwis, Sapomi, wisata bahari, digitalisasi, pemberdayaan

Abstract

Pulau Sapomi di Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi wisata bahari yang begitu kaya, namun dalam praktiknya pengelolaan wisata masih dilakukan secara sederhana. Pokdarwis yang seharusnya menjadi penggerak utama destinasi belum sepenuhnya memiliki kemampuan untuk mengelola wisata secara profesional, terutama dalam aspek pelayanan, penyusunan program wisata, serta pemanfaatan platform digital. Melalui kegiatan pengabdian ini, dilakukan serangkaian pelatihan dan pendampingan untuk membantu Pokdarwis membangun kapasitasnya secara bertahap. Kegiatan meliputi pelatihan hospitality, tour guiding, storytelling, penguatan kelembagaan, serta pembentukan identitas digital destinasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan nyata, baik dari sisi sikap maupun keterampilan. Pokdarwis kini memiliki struktur organisasi, dua paket wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan, serta kemampuan untuk mempromosikan Sapomi secara digital. Perubahan ini memberi harapan bagi masyarakat Sapomi untuk mengembangkan wisata bahari dengan lebih percaya diri dan terarah.

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Mansnembra, I. C., Arifudin, A., Tammubua, M. H., & Awal, M. (2025). Integrasi Capacity Building dan Digitalisasi dalam Pengembangan Wisata Berbasis Komunitas di Pulau Sapomi, Kabupaten Biak Numfor. Jurnal Pemberdayaan Berkelanjutan : Bakti Papsel, 1(2), 52–58. https://doi.org/10.63185/bakti.v1i2.252