Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Pelatihan Pembuatan Selai Rambutan
DOI:
https://doi.org/10.63185/bakti.v1i3.316Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Potensi Lokal, Selai Rambutan, Nilai Tambah, UMKM, SDGsAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal melalui pengolahan buah rambutan menjadi selai sebagai produk bernilai tambah, sekaligus mendorong pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal di Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dipadukan dengan metode learning by doing. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat, sosialisasi, pelatihan serta praktik pembuatan selai rambutan, dan evaluasi berbasis capaian output melalui observasi, dokumentasi, serta diskusi dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah buah rambutan menjadi produk selai yang memiliki nilai tambah ekonomi serta memperoleh pengetahuan mengenai teknik pengolahan, pengemasan, pelabelan, dan peluang pemasaran produk. Pelatihan juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sebagai alternatif peningkatan pendapatan rumah tangga. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk berbasis komoditas lokal merupakan strategi yang efektif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, mengurangi potensi kehilangan hasil pascapanen, dan memperkuat pengembangan UMKM di tingkat desa. Selain itu, program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (No Poverty), Tujuan 8 (Decent Work and Economic Growth), dan Tujuan 12 (Responsible Consumption and Production) melalui peningkatan nilai tambah komoditas lokal dan penguatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.
References
Al Hinai, A., Jayasuriya, H. P. W., Pathare, P. B., & Al Shukaili, T. (2022). Present status and prospects of value addition industry for agricultural produce: A review. Open Agriculture, 7(1), 207–216. https://doi.org/10.1515/opag-2022-0084
Ambauw , Y. E., Surjaatmadja , S., Simatupang, B. M., & Hidayat , T. (2026). Strategi Pengembangan Pemasaran Kredit Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke. Papsel Economic Journal, 3(2), 36–46. https://doi.org/10.63185/pej.v3i2.301
Awal, M., Nahumury, M. A. I., & Arifudin, A. (2025). Konstruksi Model Social Entrepreneurship Sebagai Gagasan Inovasi Sosial Bagi Pembangunan Perekonomian Di Distrik Semangga. Papsel Economic Journal, 3(1), 14–21. https://doi.org/10.63185/pej.v3i1.228
Boby, J. N., Jaji, A. K., & Romdioni, A. N. (2025). Teh kulit rambutan: Solusi inovatif untuk pengelolaan limbah dan peningkatan ekonomi masyarakat Kampung Seed Agung. Jurnal Pemberdayaan Berkelanjutan: Bakti Papsel, 1(1), 6–11.
Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4
Fahmi, M. S., Klau, R. G., Majid, I., & Jaya, A. E. N. (2025). Penyuluhan pencegahan stunting berbasis edukasi gizi dan pola asuh di Kampung Kwell. Jurnal Pemberdayaan Berkelanjutan: Bakti Papsel, 1(2), 41–51. https://doi.org/10.63185/bakti.v1i2.245
Food and Agriculture Organization. (2011). Value chain development: Approaches and activities by seven UN agencies. FAO. https://www.fao.org/4/an890e/an890e00.pdf
Food and Agriculture Organization. (2022). The State of Food and Agriculture 2022: Leveraging automation in agriculture for transforming agrifood systems. FAO. https://openknowledge.fao.org/handle/20.500.14283/cb9479en
Iriani, Y., Rahmana, A., Puspani, N. S., & Suyono, A. M. (2026). Penyuluhan produk buah rambutan dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Kalijati Timur Kabupaten Subang. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 7(1), 609–618. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v7i1.2969
Junardi, Tritisari, A., & Maryam, A. (2023). Diversifikasi produk buah rambutan untuk meningkatkan nilai tambah di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sajad. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS). https://doi.org/10.47767/sehati_abdimas.v6i1.634
Juwita, R., Manggara, A. B., Angelica, Y. C., Rosari, G. M., Dhawiya, A., & Gunawan, P. (2025). Increasing the added value of bananas through product diversification into plantain flour and innovative coffee in Blitar. Community Empowerment, 10(10). https://doi.org/10.31603/ce.14690
Kusumayanti, H., Pudiastutiningtyas, N., Paramita, V., Amalia, R., Dwimawanti, I. H., Wahyuningsih, & Handayani, D. (2019). Pelatihan pembuatan selai dan nastar buah rambutan. Jurnal Pengabdian Vokasi, 1(1), 19–22. https://doi.org/10.14710/jpv.2019.4871
Materia, V. C., Linnemann, A. R., Smid, E. J., & Schoustra, S. E. (2021). Contribution of traditional fermented foods to food systems transformation: Value addition and inclusive entrepreneurship. Food Security, 13, 1163–1177. https://doi.org/10.1007/s12571-021-01185-5
Ridwan, I., Dollo, A., & Andriyani. (2019). Implementasi pendekatan Participatory Rural Appraisal pada program pelatihan masyarakat. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 3(2), 88–94. https://doi.org/10.15294/pls.v3i2.34913
Romdioni, A. N., & Wahyudhi, C. A. (2025). Peningkatan kapasitas digital UMKM melalui pelatihan digital marketing di Kampung Waninggap Mi'raf. Jurnal Pemberdayaan Berkelanjutan: Bakti Papsel, 1(2), 59–66. https://doi.org/10.63185/bakti.v1i2.256
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development. United Nations. https://sdgs.un.org/2030agenda
Wulandari, R., Muzakki, E., Umam, A. S., Astuti, A., Santoso, E., Yassari, E. A., Fatkhurrozaq, F., Husniyah , L., Erfiyana, L. D., Ratri, N. S., Salsabila , S., & Sujono, R. I. (2026). Economic Empowerment through Value-Added Salacca Jam as a Local Potential of Pule Village, Magelang, Center Java. Journal of Community Service and Empowerment, 7(1), 208–219. https://doi.org/10.22219/jcse.v7i1.42902
