Pembinaan Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Kabupaten Aceh Besar
DOI:
https://doi.org/10.63185/kita.v1i1.96Keywords:
Kompetensi Guru, Pembelajaran Inovati, Pendidikan JasmaniAbstract
Pembinaan dan pengembangan kompetensi bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran yang sangat krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung perkembangan fisik, mental, dan karakter siswa. Guru PJOK tidak hanya bertanggung jawab dalam mengajarkan keterampilan olahraga, tetapi juga dalam membentuk pola hidup sehat dan disiplin pada peserta didik.
Di Kabupaten Aceh Besar, keberadaan guru PJOK yang kompeten menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan olahraga dan kesehatan bagi generasi muda. Oleh karena itu, upaya pengembangan kompetensi guru PJOK dilakukan secara sistematis untuk memastikan mereka memiliki pemahaman mendalam terhadap metode pembelajaran yang inovatif serta mampu menerapkan kurikulum secara fleksibel dan efektif.
Program pembinaan ini dilaksanakan di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) Universitas Abulyatama Aceh. Kegiatan ini melibatkan 17 guru PJOK dari Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup ceramah interaktif serta diskusi kelompok, yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif para peserta dalam memahami konsep-konsep terbaru dalam pembelajaran PJOK.
Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para guru PJOK memperoleh wawasan baru terkait penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif, penggunaan kurikulum yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan siswa, serta strategi dalam menjaga kesehatan fisik dan mental. Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya peran guru PJOK sebagai role model dalam pembelajaran, sehingga mereka tidak hanya mengajarkan keterampilan olahraga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa dalam menerapkan gaya hidup sehat dan aktif.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan kompetensi guru PJOK di Kabupaten Aceh Besar semakin meningkat, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran olahraga dan kesehatan di sekolah-sekolah. Peningkatan profesionalisme guru PJOK juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan, yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap perkembangan fisik dan mental siswa secara lebih optimal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 KITA Papua Selatan: Jurnal Pengabdian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


